Optimalisasi Tata Kelola Kelembagaan UMKM Sagu dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Mandiri di Kelurahan Guraping Kecamatan Oba Utara, Tidore Kepulauan

Authors

  • Johan Fahri Universitas Khairun
  • Musdar Muhammad Universitas Khairun
  • Rizki Wahyu Utami Ohorella Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.58169/jpmsaintek.v5i3.1176

Keywords:

Business Accounting, Guraping, MSME Institutional Framework, Sago, Technology Application

Abstract

Guraping Village has significant potential for sago commodities as a traditional food source and local economic driver; however, its management remains individual, traditional, and institutionally weak. This community service project aims to optimize the institutional governance of sago MSMEs through organizational strengthening, human resource capacity building, application of appropriate technology, and partnership networking to build an independent economic ecosystem in Guraping Village, Oba Utara District, Tidore Islands City. The participatory method consisted of four integrated stages: socialization, management and financial bookkeeping training, production technology application (distribution of grating machines, fornos, and jacks), and continuous mentoring and evaluation involving 32 sago MSME actors in 2026. The results indicated an increase in active participation from 24 to 32 actors. Establishing an SOP-based group institutional structure and structured financial recording effectively mitigated sectoral ego issues and improved accessibility to formal banking (bankability). Technology application reduced processing time, boosted production output, and ensured product hygiene and quality consistency. Institutional optimization combined with pentahelix synergy successfully transformed traditional household-based sago MSMEs into competitive, digitally-oriented, and sustainable business units that strengthen local food security.

References

Alhadar, A., et al. (2025). Penguatan motivasi dan kapasitas pelaku UMKM pangan lokal. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat.

Apituley, F., et al. (2023). Manajemen keuangan dan pembukuan sederhana bagi pelaku usaha kecil. Jurnal Manajemen dan Keuangan Usaha Mikro.

Aziza, T. N. (2019). Upaya penguatan kelembagaan pangan. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 3(1), 204–217.

Badan Pusat Statistik Kota Tidore Kepulauan. (2021). Kecamatan Oba Utara dalam angka 2021. Badan Pusat Statistik Kota Tidore Kepulauan.

Badawi, A. (2023). Kewirausahaan dan profil motivasi pelaku usaha mikro di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Cornellia, R., & Saptoto, R. (2025). Inovasi teknologi dan adopsi mesin pengolahan pangan tradisional. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan.

Eko, P., et al. (2021). Akses pembiayaan perbankan bagi usaha mikro di wilayah kepulauan. Jurnal Keuangan dan Perbankan.

Fahri, A., & Muhammad, R. (2021). Potensi singkong dan sagu lempeng sebagai alternatif ketahanan pangan di Guraping, Oba Utara. Jurnal Ilmiah Pangan dan Pertanian.

Fahri, A., et al. (2024). Identifikasi kendala tata kelola dan produksi industri sagu tradisional di Kelurahan Guraping. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi.

Fahri, A., et al. (2025). Optimalisasi tata kelola kelembagaan UMKM sagu lempeng berbasis pangan lokal di Kelurahan Guraping Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Pembangunan Desa.

Giacomin, O., et al. (2023). Entrepreneurial intentions and risk perception in micro-enterprises. Journal of Small Business and Enterprise Development.

Hafel, M., et al. (2020). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan produk turunan sagu. Jurnal Pengabdian Sosial dan Komunitas.

Hidayanti, N., et al. (2025). Strategi pemasaran digital dan diversifikasi produk pangan lokal sagu di Maluku Utara. Jurnal Manajemen Kewirausahaan.

Hidayat, S., Yuliati, L. N., & Simanjuntak, M. (2021). Financial literacy and MSME performance in developing regions. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(3), 857–865.

Indarto, B., et al. (2023). Pemanfaatan e-commerce dan media sosial untuk perluasan pasar produk UMKM. Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Digital.

Kadir, A., Surya, B., & Ahmad, A. (2021). Strengthening MSME institutional capacity for local economic development. International Journal of Entrepreneurship, 25(4), 1–10.

Latupapua, R., & Soselisa, H. (2022). Ketergantungan sosial ekonomi masyarakat terhadap komoditas sagu tradisional. Jurnal Wilayah dan Lingkungan.

Muhammad, R., et al. (2022). Rantai pasok dan kelembagaan usaha mikro pangan tradisional. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian.

Novita, S. (2025). Pengaruh budaya kerja dan motivasi usaha terhadap kinerja pelaku UMKM. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi.

Nugroho, R., & Pramono, S. E. (2022). Digital marketing adoption for rural MSMEs. Heliyon, 8(6), e09605.

Nuraini, L., & Abdullah, F. (2023). Transparansi dan aksesibilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) UMKM. Jurnal Keuangan Publik.

Nursalam, A., et al. (2023). Model kolaborasi pentahelix dalam peningkatan ekonomi kreatif berbasis komoditas lokal. Jurnal Kebijakan Publik dan Pembangunan.

Pangestuti, D., et al. (2024). Penerapan tata kelola bisnis usaha mikro yang akuntabel. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia.

Pratama, A. R., Siregar, H., & Daryanto, A. (2023). Sustainable MSME development through institutional approach. Sustainability, 15(5), 4210.

Rahmawati, R., & Fitriani, R. (2021). Penguatan tata kelola UMKM berbasis pangan lokal melalui pendampingan masyarakat. Jurnal Abdimas, 25(3), 210–219.

Rauf, A., Lestari, D. A., & Santoso, H. (2020). Value chain analysis of sago-based agroindustry in eastern Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 411, 012042.

Renita, M., et al. (2022). Analisis pemasaran konvensional dan kendala penetrasi pasar pangan lokal. Jurnal Agribisnis Indonesia.

Saleh, M. (2024). Pengembangan ekosistem ekonomi lokal berkelanjutan di wilayah kepulauan. Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah.

Sanaba, H. (2024). Potensi ekonomi domestik komoditas ubi kayu dan sagu lempeng. Jurnal Pembangunan Ekonomi Daerah.

Saputra, A., et al. (2022). Diversifikasi produk olahan sagu dan sertifikasi PIRT untuk usaha mikro. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi.

Satriawan, B. (2025). Penguatan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM wilayah pesisir. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat.

Suryana, A., & Rachman, H. P. (2020). Local food development strategy to support food security in Indonesia. Food Policy, 91, 101834. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2020.101834

Susanti, E., Hubeis, M., & Hardinsyah. (2020). Institutional strengthening model for food-based MSMEs. International Journal of Social Economics, 47(9), 1171–1186.

Tambunan, T. (2019). MSMEs in Indonesia: Challenges and development strategies. Asian Journal of Business and Accounting, 12(1), 1–31.

Widiastuti, T., Handayani, B. R., & Mulyani, S. (2022). Pemberdayaan UMKM pangan lokal berbasis kelembagaan desa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 145–156.

Yusuf, M., Arsyad, M., & Amiruddin, A. (2021). Community-based entrepreneurship and local economic resilience. Journal of Enterprising Communities, 15(4), 605–622.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Johan Fahri, Musdar Muhammad, & Rizki Wahyu Utami Ohorella. (2026). Optimalisasi Tata Kelola Kelembagaan UMKM Sagu dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Mandiri di Kelurahan Guraping Kecamatan Oba Utara, Tidore Kepulauan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Dan Teknologi, 5(3), 01–11. https://doi.org/10.58169/jpmsaintek.v5i3.1176