Analisis Keselamatan dan Kenyamanan Lalu Lintas terhadap Penggunaan Traffic Light di Simpang Empat Jl. Raden Kusno – Jl. A. Djaelani – Jl. Raden Sujarwo, Kecamatan Mempawah Hilir

Authors

  • Muhammad Taufiq Muzadi Universitas Tanjungpura
  • Chairunnisa Chairunnisa Universitas Tanjungpura
  • Heri Azwansyah Universitas Tanjungpura
  • Erni Yuniarti Universitas Tanjungpura
  • S. Nurlaily Kadarini Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.58169/jwikal.v5i1.1056

Keywords:

Land Use, Traffic Comfort, Traffic Light, Traffic Safety, Transportation Planning

Abstract

This research is motivated by the increasing urban activities in Mempawah Hilir District as a Regional Activity Center, which has led to high traffic movement at the intersection of Jl. Raden Kusno – Jl. A. Djaelani – Jl. Raden Sujarwo. The diversity of land use and the meeting of arterial and collector roads create potential traffic conflicts and accident risks. The installation of traffic lights is implemented as a traffic control measure; however, its effectiveness in improving safety and comfort needs further analysis. This study aims to assess traffic safety and comfort conditions after the implementation of traffic lights at the intersection. A quantitative approach was used with primary and secondary data. Primary data were obtained through questionnaires on road users’ perceptions and field observations, while secondary data included traffic accident records from Mempawah Police and spatial development data from Google Earth Pro, Google Maps, Copernicus, and Google Colab. The analysis employed descriptive-comparative, spatial descriptive, and scoring methods. The results show that traffic lights implemented since August 2023 have reduced traffic accidents and improved safety conditions, although not yet optimal compared to the lowest accident rate in 2021. Increased land use activity and traffic volume influence this condition. User perceptions indicate improved comfort internally, but external factors such as road conditions and side obstacles still reduce comfort and safety.

References

Abdulkadir Muhammad. (2004). Hukum dan penelitian hukum. Citra Aditya Bakti.

Andi Hamzah. (2014). Hukum acara pidana Indonesia. Sinar Grafika.

Barda Nawawi Arief. (2016). Masalah penegakan hukum dan kebijakan hukum pidana. Kencana.

Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Mempawah. (n.d.). Sistem informasi tata ruang Kabupaten Mempawah. https://simtaru.mempawahkab.com/dokumen/rtrw-struktur

Carina, N., Natasya, A., Supit, P. M., & Stevany, A. (2025). Pengamatan kesesuaian tata guna lahan di Sub Kawasan 2 Manggarai Jakarta Selatan. Jurnal, 3(1), 186–195.

Christofel Mallaka. (2026, February 13). Wawancara pribadi, Pemeriksa Tindak Pidana Khusus pada Bidang Pengawasan, Kupang.

Eddy O. S. Hiariej. (2012). Teori dan hukum pembuktian. Erlangga.

Faturohman, I., Taufik, M., & Pamadi, M. (2025). Evaluation of the influence of traffic lights on traffic comfort and safety users: Case study of Cigasong Roundabout, Majalengka City. Journal Leader, 3(1), 71–78. https://doi.org/10.37253/leader.v3i1.10617

Lilik Mulyadi. (2007). Kompilasi hukum pidana dalam perspektif teoretis dan praktik peradilan. Mandar Maju.

M. Yahya Harahap. (2012). Pembahasan permasalahan dan penerapan KUHAP. Sinar Grafika.

Marlina, & Azmiati Zuliah. (2015). Hak restitusi terhadap korban tindak pidana perdagangan orang. Refika Aditama.

Marlina. (2009). Peradilan pidana anak di Indonesia. Refika Aditama.

Maulana, A., & Judianto, T. (2021). Kajian keselamatan Jalan Soekarno Hatta (studi kasus: Ruas Kiaracondong–Buahbatu). Jurnal, 7, 1–8.

Mubalus, S. F. E. (2023). Analisis faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sorong dan penanggulangannya. Jurnal, 6(1).

Muladi, & Barda Nawawi Arief. (1992). Bunga rampai hukum pidana. Alumni.

Muladi, & Barda Nawawi Arief. (2005). Teori-teori dan kebijakan pidana. Alumni.

Pemerintah Kabupaten Mempawah. (2014). Peraturan Daerah Kabupaten Mempawah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mempawah Tahun 2014–2034.

Pemerintah Kabupaten Mempawah. (2020). Peraturan Daerah Kabupaten Mempawah Nomor 4 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Mempawah Tahun 2020–2024.

Pemerintah Kabupaten Mempawah. (2022). Peraturan Bupati Mempawah Nomor 60 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mempawah Tahun 2022–2042.

Purwoto S. Gandasubrata. (1997). Masalah ganti rugi dalam/karenaperkara pidana. Dalam Penegakan hukum dalam mensukseskan pembangunan. Alumni.

Ramdhani, Puspitasari, V. H., & Dewantoro. (2021). Analisis faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan pada pekerjaan perbaikan jalan di Kota Palangka Raya. Jurnal, 4(2), 109–119.

Ratnaningtyas, N., Rahayu, P., & Istanabi, T. (2022). Potensi penerapan konsep kota kompak di Kota Depok dari aspek tata guna lahan dan sistem transportasi. Jurnal, 4, 181–195.

Rena Yulia. (2010). Viktimologi: Perlindungan hukum terhadap korban kejahatan. Graha Ilmu.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Risdiyanto. (2014). Rekayasa dan manajemen lalu lintas (teori dan aplikasi). Leutika Prio.

Romli Atmasasmita. (1992). Penulisan karya ilmiah tentang masalah santunan terhadap korban tindak pidana. Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Kehakiman.

Soeharto. (2010). Hukum pidana materiil dan formil. Alumni.

Soerjono Soekanto, & Sri Mamudji. (2014). Penelitian hukum normatif. Rajawali Pers.

Soerjono Soekanto. (2015). Pengantar penelitian hukum. UI Press.

Sudarto. (2013). Hukum pidana I. Yayasan Sudarto.

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan pemodelan transportasi. ITB Press.

Topo Santoso. (2015). Hukum pidana: Suatu pengantar. Rajawali Pers

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Muhammad Taufiq Muzadi, Chairunnisa Chairunnisa, Heri Azwansyah, Erni Yuniarti, & S. Nurlaily Kadarini. (2026). Analisis Keselamatan dan Kenyamanan Lalu Lintas terhadap Penggunaan Traffic Light di Simpang Empat Jl. Raden Kusno – Jl. A. Djaelani – Jl. Raden Sujarwo, Kecamatan Mempawah Hilir. JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN, 5(1), 91–106. https://doi.org/10.58169/jwikal.v5i1.1056