Evaluasi Dampak Pembatasan Pergerakan (Belok Kanan) terhadap Kinerja Simpang Jl. Karimata sampai Jl. Putri Daranante

Authors

  • Ardian Pratama Universitas Tanjungpura
  • Said Said Universitas Tanjungpura
  • Eti Sulandari Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.58169/saintek.v5i1.1157

Keywords:

Intersection Performance, Level Of Service, PKJI 2023, Right-Turn Restriction, Traffic Management

Abstract

Right-turn prohibition is one of the traffic management and engineering measures aimed at reducing traffic conflict points and improving intersection performance. This study aims to evaluate the impact of the right-turn restriction at the unsignalized intersection of Jalan Karimata–Jalan Putri Daranante, Pontianak City, based on the Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) 2023. A descriptive quantitative method was employed using traffic survey and CCTV data collected on a weekday, weekend, and holiday. The evaluation focused on the restriction period by comparing three conditions: the existing condition (the actual situation while the policy is enforced), Scenario 1 (the condition before the policy was implemented), and Scenario 2 (the condition assuming full compliance with the restriction). The analyzed parameters included capacity, degree of saturation, delay, queue probability, and level of service. During the critical period on Monday (06:30–07:30) with a traffic volume of 1,308 pcu/h, the existing condition and Scenario 1 produced nearly identical performance (capacity of 2,437 and 2,435 pcu/h; degree of saturation of 0.54; delay of 9.86 s/pcu; queue probability of 13–27%), indicating that the enforced policy has not yet produced a meaningful change. In contrast, Scenario 2 showed an increase in capacity to 2,682 pcu/h, a decrease in the degree of saturation to 0.49, delay to 9.37 s/pcu, and queue probability to 11–24%. The level of service remained at category B across all three conditions. The findings indicate that the effectiveness of the right-turn restriction is strongly influenced by road users' compliance.

References

Arifin, S., & Widodo, W. (2019). Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal (Studi Kasus Simpang Tiga Jl. Kusumanegara dan Jl. Kebun Raya, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)

Bolla, M. E., Sir, T. M. W., & Nitti, G. D. (2018). Analisis Perubahan Fase dari 4 menjadi 2 pada Simpang 4 Bersinyal Polda

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2023). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2024). Pedoman Perencanaan Teknis Germetrik Simpang (PPTGS) 2024. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Hamid, S. M. P., Maryam, S. M., & Syarkawi, M. T. (2024). Analisis Keberadaan Rambu-Marka terhadap Kepatuhan Pengendara pada Simpang (Studi Kasus : Jalan Pasar Tua Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah). Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 7(3), 1817–1823. https://doi.org/10.31004/jutin.v7i3.31787

Handarto, R., Kadarini, S. N., & Azwansyah, H. (2024). Analisis Rencana Penerapan Simpang Bersinyal Pada Simpang Jl. Alianyang – Jl. Putri Dara Nante – Jl. Putri Dara Hitam Terkoordinasi Dengan Simpang Jl. KH. Ahmad Dahlan – Jl. KH. Wahid Hasyim – Jl. Alianyang di Kota Pontianak Menggunakan MKJI dan Software VISSIM.

Harwood, D. W., Bauer, K. M., Potts, I. B., Torbic, D. J., Richard, K. R., Rabbani, K. E. R., Hauer, E., & Elefteriadou, L. (2002). Safety Effectiveness of Intersection Left-and Right-Turn Lanes.

Hidayat, W. (2022). Evaluasi Simpang Bersinyal Penerapan Larangan Belok Kiri Langsung di Jalan Sriwijaya – Jalan Bung Karno (Studi Kasus Simpang Empat Sriwijaya Mataram)

Isradi, M., Cahyani, A., & Dermawan, W. (2025). Analisis Kinerja Simpang Tiga Lengan Tidak Bersinyal Dan Ruas Jalan Raya Menggunakan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (Studi Kasus : Simpang Lubang Buaya, Jakarta Timur)

Jerome Gluck et al. (1999). Impact of Access Management Techniques.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 13 Tahun 2014.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 96 Tahun 2015.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 67 Tahun 2018

Khardiansyah, A., Akhmadali, & Eti Sulandari. (2016). Koordinasi Lampu Lalu Lintas di Persimpangan Jl. Alianyang – Jl. Putri Dara Nante – Jl. Putri Dara Hitam dengan Persimpangan Jl. Alianyang – Jl. Gusti Hamzah – Jl. Putri Candramidi di Kota Pontianak.

Kusuma, Y., Sumarna, T., & Hendry. (2022). Dampak Rekayasa Lalu Lintas Terhadap Simpang Tak Bersinyal di Perkotaan Studi Kasus: Simpang Jl. Daeng Moh Ardiwinata – Jl. Jati Serut Kota Cimahi

Leksmono, S. P. (2008). Rekayasa Lalu Lintas (Cetak 1). Jakarta: Indeks. Munawar, A. (2005). Dasar-Dasar Teknik Transportasi.

Pratama, M. D. M., & Elkhasnet. (2019). Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Jalan A.H. Nasution dan Jalan Cikadut, Kota Bandung. (Vol. 5, Number 2).

Purwamto, D. (2023). Evaluasi Simpang Bersinyal Penerapan Larangan Belok Kiri Langsung di Jalan Sriwijaya, Jalan Arif Rahman Hakim, dan Jalan Nuraksa (Studi Kasus Simpang Empat Karang Bedil)

Risdiyanto. (2014). Rekayasa dan Manajemen Lalu Lintas: Teori dan Aplikasi

Septiyanti, A. P., & Tara, N. A. (2022). Analisis Simpang Bersinyal pada Jalan Raya Bogor – Jalan Raya Tegar Beriman, Bogor

Yendra, R., Priana, S. E., & Yermadona, H. (2023). Evaluasi Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Pasar Ibuh Payakumbuh

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ardian Pratama, Said Said, & Eti Sulandari. (2026). Evaluasi Dampak Pembatasan Pergerakan (Belok Kanan) terhadap Kinerja Simpang Jl. Karimata sampai Jl. Putri Daranante. Jurnal Sains Dan Teknologi, 5(1), 148–161. https://doi.org/10.58169/saintek.v5i1.1157

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.